Cek Harga BBM Pertamina Shell BP Vivo Terkini Senin 23 Februari 2026

Senin, 23 Februari 2026 | 12:23:28 WIB
Cek Harga BBM Pertamina Shell BP Vivo Terkini Senin 23 Februari 2026

JAKARTA - Mulai Senin, 23 Februari 2026, harga Bahan Bakar Minyak (BBM) di seluruh Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) mengalami penyesuaian signifikan.

Penurunan harga ini terjadi di seluruh operator besar, termasuk Pertamina, Shell, BP, dan Vivo, memberikan dampak positif bagi masyarakat pengguna kendaraan pribadi maupun transportasi umum.

Kebijakan ini menandai keberlanjutan penyesuaian harga yang sudah dimulai sejak 1 Februari 2026, terutama pada jenis BBM nonsubsidi. 

Penurunan harga diharapkan meringankan beban biaya transportasi dan mendukung mobilitas masyarakat di tengah dinamika ekonomi nasional.

Harga BBM Pertamina Terbaru

Berdasarkan informasi resmi dari Pertamina, beberapa jenis BBM mengalami penurunan harga. Berikut daftar harga terbaru:

Solar Subsidi (CN 48): Rp6.800 per liter

Pertalite (RON 90): Rp10.000 per liter

Pertamax (RON 92): Rp11.800 per liter

Pertamax Green (RON 95): Rp12.450 per liter

Pertamax Turbo (RON 98): Rp12.700 per liter

Dexlite (CN 51): Rp13.250 per liter

Pertamina DEX (CN 53): Rp13.500 per liter

Penurunan harga Pertamax nonsubsidi menjadi Rp11.800 per liter menjadi perhatian pengguna kendaraan berbahan bakar RON 92. Selain itu, harga solar subsidi tetap rendah, memberi keuntungan bagi pelaku transportasi berbasis solar, seperti angkutan barang dan bus.

Penyesuaian Harga di SPBU Shell

Shell Indonesia turut menyesuaikan harga BBM meski beberapa SPBU masih mengalami kelangkaan stok. Contohnya, Shell Super di wilayah Jakarta, khususnya SPBU Semper-1, Jakarta Utara. Berikut harga terbaru:

Shell Super: Rp12.050 per liter (turun dari Rp12.700)

Shell V-Power: Rp12.500 per liter (turun dari Rp13.190)

Shell V-Power Diesel: Rp13.600 per liter (turun dari Rp13.860)

Shell V-Power Nitro+: Rp12.720 per liter (turun dari Rp13.480)

Penurunan harga ini sekaligus menjadi strategi Shell untuk menyesuaikan tarif dengan pasar, menjaga daya saing, dan menarik kembali konsumen di tengah permintaan BBM yang tinggi.

Harga BBM BP Indonesia

BP Indonesia mengikuti tren penurunan harga serupa. Penyesuaian harga dilakukan sejak 1 Februari 2026, dengan rincian sebagai berikut:

BP 92: Rp12.050 per liter (turun dari Rp12.500)

BP Ultimate: Rp12.500 per liter (turun dari Rp13.190)

BP Ultimate Diesel: Rp13.600 per liter (turun dari Rp13.860)

Penurunan harga BBM BP ini diharapkan mendorong loyalitas pelanggan dan memberikan alternatif bagi konsumen yang mencari BBM berkualitas dengan harga lebih kompetitif.

Stok dan Harga BBM Vivo

Vivo sempat menghadapi kekosongan stok BBM Revvo 95 pada akhir 2025, namun kini ketersediaannya kembali normal. Seiring kembalinya stok, Vivo juga menyesuaikan harga BBM untuk menarik konsumen. Berikut daftar harga terbaru:

Revvo 92: Rp12.050 per liter

Revvo 95: Rp12.500 per liter

Diesel Primus Plus: Rp13.600 per liter

Ketersediaan BBM Revvo 95 yang kembali normal ini menjadi kabar baik bagi pengendara kendaraan berbahan bakar premium, sekaligus mendukung mobilitas masyarakat yang sebelumnya terdampak kekosongan stok.

Dampak Penurunan Harga BBM bagi Masyarakat

Penyesuaian harga BBM ini memberikan dampak signifikan bagi berbagai kalangan, termasuk pemilik kendaraan pribadi, pengendara ojek online, angkutan umum, dan sektor logistik. Penurunan harga BBM nonsubsidi dan premium memungkinkan penghematan biaya transportasi yang cukup besar.

Selain itu, tren penurunan harga yang serentak di semua operator besar diharapkan mempengaruhi pola konsumsi masyarakat. Dengan harga lebih terjangkau, masyarakat bisa lebih fleksibel dalam perencanaan perjalanan jarak jauh maupun lokal, dan sektor logistik dapat menekan biaya operasional transportasi barang.

Kebijakan ini juga mencerminkan koordinasi antara produsen BBM, distributor, dan regulator dalam menjaga stabilitas harga energi. Penyesuaian serentak di seluruh operator utama menunjukkan upaya menjaga keseimbangan antara harga jual, ketersediaan stok, dan daya beli masyarakat.

Dengan demikian, masyarakat dapat memanfaatkan momentum penurunan harga BBM ini untuk merencanakan perjalanan, transportasi sehari-hari, maupun aktivitas ekonomi dengan biaya lebih efisien. 

Penyesuaian harga yang transparan dan diumumkan secara resmi juga meningkatkan kepercayaan publik terhadap penyedia layanan BBM.

Terkini