Wijaya Karya Fungsikan Tol Serang-Panimbang Seksi 2 Gratis 15 Hari Untuk Mudik Lebaran 2026

Minggu, 22 Februari 2026 | 10:48:34 WIB
Wijaya Karya Fungsikan Tol Serang-Panimbang Seksi 2 Gratis 15 Hari Untuk Mudik Lebaran 2026

JAKARTA - PT Wijaya Karya Serang Panimbang (WSP) akan mengoperasikan secara gratis ruas Tol Serang-Panimbang Seksi 2 selama periode arus mudik dan arus balik Lebaran 2026. Kebijakan ini berlaku mulai H-7 hingga H+7 Lebaran, yakni 12 Maret 2026 sampai 26 Maret 2026, dengan jam operasional setiap hari dari pukul 08.00 WIB sampai 18.00 WIB. Langkah ini diambil sebagai bagian dari upaya mendukung kelancaran lalu lintas dan memberikan kemudahan akses bagi para pemudik yang akan menuju wilayah selatan Provinsi Banten maupun kembali ke arah Jakarta atau Merak.

Pengoperasian Seksi 2 Tanpa Tarif Selama Mudik

Ruas Tol Serang-Panimbang Seksi 2, yang menghubungkan Rangkasbitung dengan Cileles di Kabupaten Lebak, Banten, akan difungsikan tanpa tarif tambahan selama periode mudik dan arus balik Lebaran 2026. Dengan demikian, pengguna tol hanya akan dikenakan tarif pada Seksi 1, sementara Seksi 2 bisa dinikmati secara gratis oleh semua kendaraan yang melintas sesuai dengan ketentuan operasional.

Direktur Utama WSP, Iwan Julianayah, menyatakan bahwa pengoperasian fungsional ini diharapkan mampu mengurai kepadatan arus kendaraan selama periode puncak mudik dan arus balik. Akses yang dibuka mencakup jalur menuju Cikulur, Cileles serta rute ke arah Jakarta/Merak, yang menjadi salah satu jalur strategis bagi pemudik dari wilayah barat dan selatan menuju ibu kota.

Komitmen Memperkuat Konektivitas Wilayah

Pengoperasian sementara ruas Seksi 2 ini merupakan bagian dari komitmen WIKA untuk memperkuat konektivitas antarwilayah sekaligus memberikan kemudahan akses menuju berbagai destinasi wisata unggulan di Provinsi Banten. Keputusan untuk membuka gratis ruas tol ini juga dimaksudkan guna meningkatkan efisiensi perjalanan dan memperlancar mobilitas masyarakat yang bepergian menjelang dan usai Idul Fitri 1447 H/2026.

Dengan diaktifkannya Seksi 2 untuk arus mudik, akses menuju sejumlah tujuan seperti kawasan pesisir selatan Banten diharapkan menjadi lebih cepat dan nyaman. Hal ini juga dinilai dapat membantu mengurangi tekanan lalu lintas di jalur alternatif maupun jalan nasional di sekitarnya.

Aturan Operasional dan Fasilitas Jalan Tol

Selama periode gratis tersebut, ruas Tol Serang-Panimbang Seksi 2 tetap akan beroperasi sesuai aturan keselamatan dan lalu lintas yang berlaku. Pengelola tol menegaskan bahwa seluruh aspek operasional, seperti pengaturan rambu lalu lintas dan keamanan jalan, telah dipersiapkan secara optimal untuk menghadapi lonjakan volume kendaraan pada masa mudik.

Selain itu, koordinasi intensif dengan berbagai pihak terkait juga dilakukan untuk memastikan pelaksanaan pengoperasian fungsional ini berjalan lancar tanpa hambatan berarti di lapangan. Hal ini mencakup kesiapan rambu petunjuk jalan, pengawasan arus lalu lintas, hingga manajemen keselamatan bagi pengguna jalan tol.

Dukungan Bagi Arus Mudik dan Pariwisata

Pembukaan gratis Seksi 2 tol ini tidak hanya bertujuan untuk mempermudah pergerakan pemudik, tetapi juga untuk mendukung sektor pariwisata di Provinsi Banten. Sejumlah destinasi wisata unggulan seperti Pantai Sawarna, kawasan budaya Baduy, dan Geopark Bayah Dome menjadi semakin mudah diakses oleh masyarakat dengan difungsikannya Jalan Tol Serang-Panimbang yang terhubung langsung ke jaringan tol utama.

Pihak pengelola berharap bahwa program ini dapat menjadi bagian dari strategi yang lebih luas dalam mengoptimalkan konektivitas jalan tol dengan tujuan meningkatkan mobilitas dan pertumbuhan ekonomi lokal. Sinergi antara pemerintah daerah, pengelola tol, dan pemangku kepentingan lainnya dinilai penting agar manfaat dari pengoperasian fungsional ini dapat dirasakan secara maksimal oleh para pemudik dan masyarakat umum.

Persiapan Menjelang Puncak Arus Mudik

Pengoperasian gratis Tol Serang-Panimbang Seksi 2 merupakan salah satu upaya konkret dalam menghadapi puncak arus mudik Lebaran 2026. Pemerintah dan berbagai pihak terkait secara nasional juga tengah mempersiapkan sejumlah infrastruktur dan rekayasa lalu lintas untuk memastikan agar pergerakan masyarakat selama periode tersebut berlangsung aman dan lancar. Statistik dan prediksi arus mudik menunjukkan bahwa intensitas perjalanan masyarakat pada Lebaran tahun ini tetap tinggi, sehingga langkah-langkah strategis seperti pembukaan ruas tol gratis dinilai krusial.

Terkini