Upaya Sinergi Pemprov Papua dan Angkasa Pura untuk Majukan Bandara Sentani

Kamis, 26 Februari 2026 | 14:50:00 WIB
Upaya Sinergi Pemprov Papua dan Angkasa Pura untuk Majukan Bandara Sentani

JAKARTA - Pemerintah Provinsi Papua bersama pengelola bandara nasional tengah memperkuat sinergi untuk mengoptimalkan peran Bandara Sentani sebagai pemacu tumbuhnya ekonomi lokal dan jasa pelayanan penerbangan.

Inisiatif ini muncul sebagai respons terhadap kebutuhan meningkatkan pelayanan publik sekaligus membuka peluang usaha baru bagi masyarakat setempat yang berdampak pada peningkatan pendapatan asli daerah (PAD).

Pembahasan Strategis Pengembangan Kawasan Komersial

Dalam pertemuan yang berlangsung di Jakarta pada tanggal 25 Februari 2026, Pemerintah Provinsi Papua dan PT Angkasa Pura Indonesia duduk bersama untuk memetakan rencana pengembangan kawasan komersial di sekitar Bandara Sentani.

Diskusi ini bukan sekadar pertemuan administratif, tetapi merupakan langkah awal untuk memasukkan konsep pengembangan yang berorientasi pada manfaat ekonomi daerah ke dalam rencana teknis operasional bandara.

Menurut Gubernur Papua, Mathius D. Fakhiri, langkah ini penting agar Bandara Sentani tidak hanya berfungsi sebagai gerbang transportasi, tetapi juga sebagai ruang tumbuhnya ekonomi lokal melalui ruang usaha yang ditata secara profesional.

Fokusnya adalah memungkinkan pelaku usaha lokal mendapatkan ruang berusaha, sehingga dampak ekonomi dirasakan langsung oleh masyarakat.

Mengintegrasikan Kepentingan Masyarakat Adat
Salah satu poin penting yang disorot Gubernur Fakhiri adalah hak masyarakat adat pemilik hak ulayat yang berada di sekitar Bandara Sentani.

Dalam pembahasan tersebut, Fakhiri menegaskan pentingnya memperhatikan hak dan kepentingan mereka, sehingga proses pengembangan kawasan komersial benar-benar membawa dampak positif bagi komunitas adat setempat.

“Sudah saatnya Bandara Sentani berinovasi dan memberikan kontribusi nyata terhadap pendapatan asli daerah Papua dan Kabupaten Jayapura,” ujar Fakhiri.

Pernyataan ini menunjukkan adanya keinginan kuat untuk memastikan bahwa pengembangan Bandar Udara Sentani bukan hanya sekadar perluasan fisik, tetapi juga pengembangan sosial dan ekonomi bagi masyarakat lokal.

Rencana Penataan Ruang Usaha dan Investasi Baru

Pembahasan antara Pemprov Papua dan Angkasa Pura tidak hanya berfokus pada aspek fisik fasilitas bandara, tetapi juga mencakup penataan ruang usaha di dalam terminal serta area sekitar bandara yang lebih luas.

Konsep yang dibahas mencakup usaha-usaha kecil dan menengah lokal yang bisa beroperasi di area strategis tersebut, memberikan kesempatan pelaku UMKM untuk terlibat langsung dalam aktifitas ekonomi di kawasan transportasi penting ini.

Penataan ruang usaha di bandara meliputi peluang usaha di dalam area terminal penumpang serta pengembangan fasilitas komersial di luar terminal yang bisa dimanfaatkan oleh pelaku usaha lokal.

Fokus utamanya adalah menciptakan integrasi antara layanan publik di bandara dengan aktivitas ekonomi produktif yang bisa memberi nilai tambah bagi masyarakat setempat.

Respon Positif dari Pengelola Bandara dan Kementerian

Direktur Strategi dan Pengembangan Teknologi PT Angkasa Pura Indonesia, Ferry Kusnowo menyambut baik gagasan yang diajukan oleh Pemerintah Provinsi Papua. Dalam pertemuan tersebut, Ferry Kusnowo menyatakan bahwa usulan pengembangan kawasan komersial Bandara Sentani akan dibahas lebih lanjut bersama pihak Kementerian Perhubungan.

“Tujuannya sama, yakni meningkatkan kualitas layanan penerbangan dan memberikan manfaat ekonomi bagi daerah,” ujar Ferry Kusnowo. Pernyataan ini menunjukkan adanya dukungan dari pengelola bandar udara nasional untuk menjadikan Bandara Sentani tidak hanya sebagai titik transit, tetapi juga sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru.

Target Keberlanjutan dan Rencana Teknis

Pemerintah Provinsi Papua berharap pembicaraan lanjutan segera ditindaklanjuti dalam bentuk perencanaan teknis yang terintegrasi antara pemerintah daerah, pengelola bandara, dan pihak kementerian terkait. Perencanaan ini dinilai strategis agar pengembangan kawasan komersial Bandara Sentani berjalan secara optimal dan berkelanjutan.

Upaya untuk menggabungkan visi pemerintah daerah dengan rencana teknis Angkasa Pura Indonesia menunjukkan pentingnya kerja sama lintas lembaga dalam mengelola fasilitas publik seperti bandara yang memiliki potensi ekonomi signifikan.

engan langkah ini, diharapkan tidak hanya kualitas layanan penerbangan yang meningkat, tetapi juga manfaat ekonomi bagi masyarakat Papua, khususnya Kabupaten Jayapura, bisa dirasakan secara nyata.

Terkini